Buku ini pernah membantu aku memberikan kekuatan disaat aku benar-benar sedang berada di jalan buntu. Jangan pernah menyerah menghadapi pencobaan, dan yakinlah bahwa Tuhan selalu didekati kita memberikan pertolongan tepat pada waktunya.
Jalan buntu yang saya alami juga melukai! Jalan buntu saya juga terlihat gelap tanpa pengharapan. Dan, sementara kita berbincang mengenai pokok persoalan tersebut, pernahkah Anda berkata seperti ini?
Jika Tuhan mengasihi saya, mengapa Ia mengizinkan jalan-jalan buntu dalam hidup saya? Mengapa Ia membawa saya melewati jalan yang berputar-putar tanpa ujung di mana saya tidak tahu jalan yang harus saya tempuh, tidak tahu di mana saya harus berbelok, dan tidak tahu apa yang harus saya lakukan?
Setiap orang pasti pernah mengalami jalan buntu. Kebuntuan adalah refleksi dari keterbatasan manusiawi. Tetapi bagi orang percaya; ini adalah WAKTUNYA untuk Tuhan menunjukkan kemuliaan kuasa-Nya yang Maha Besar. Banyak bukti yang mendukung kebenaran ini di dalam Alkitab. Misalnya: Musa tentu tidak akan pernah melihat tangan Tuhan membelah laut Teberau, seandainya ia tidak sedang berada di jalan buntu pada waktu itu. Percayalah! Mujizat-Nya masih berlangsung sampai hari ini.
Bertemu Tuhan di Jalan Buntu, karangan Ron Mehl, terbitan Indo Gracia, melukiskan betapa Tuhan Yang Maha Kuasa sanggup mengubah jalan buntu yang Anda hadapi menjadi jalan bebas hambatan, kalau saja Anda mau bertahan sejenak dalam iman dan pengharapan yang solid.
Gambar : Urban75
February 22, 2008
1 person has left a comment
Tuhan memang tidak jauh dari kita