post Category: brokencode — @ 4:32 pm — post

Kalau diinggriskan : How I love you . Itu lagu romantis ya ? Jadi ingat waktu pramuka-pramukaan jaman EsDe dulu. Si Bapak kalo orang udah nemu dijalan baru deh pada sewot. Siapa salah anak-anaknya disuruh berkeliaran bebas tapi gak dibuatin akte lahir (ada mertua gue gak ). Efisiensi biaya ya pak ? Inget dong waktu si Kunyit diambil si Jepang. Baru deh ribut-ribut. Sedia payung sebelum hujan (eh, prase ini juga harus segera dipatenkan pak. Saya belum pernah dengar ‘Prepare umbrella before raining . CMIIW.) Si Malaysia tuh emang gak tau diri . Terus mau diapain ribut-ribut, biar pakar multimedia turun tangan, sudah terlanjur dimateraikan.

“GAK BISA !” “Itu warisan leluhur ! Properti negeri !”

Terus mau ribut-ribut sampai kapan. Mereka tenang-tenang aja tuh. Sebelum yang lain diambil lagi, klaim sebanyak-banyaknya semua properti negeri, termasuk pulau-pulau.

“Biayanya diambil dari mana ” Beh… tape singkong.

Sorry, no comments yet.

Write Your Comment

Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs will be generated automatically.

You should have a name, right? 
Your email address, I promised I won't tell it to anyone. 
If you have a web site or blog, you can type the URL right here. 
This is where you type your comments. 
Remember my information for the next time I visit.