Andai saja anak ITENAS yang bernama Nanda dan Ahmed tidak merekam adegan perlendiran mereka beberapa tahun lalu, Tentu bandung tetaplah Bandung Lautan Api. Tapi semenjak video mesum mereka beredar , Bandung tercoreng dengan sebutan Bandung Lautan Asmara , ada juga yang menyebut Bandung lautan Birahi.
Sangat disayangkan sekali, sebuah pengakuan yang sakral dari masyarakat Indonesia atas perjuangan heroik rakyat bandung pada 24 maret 1946, harus bergeser menjadi pelecehan bandung itu sendiri Menjadi seolah olah sebagai kota Birahi .
Saya tidak ingin menyalahkan seorang nanda maupun ahmed yang menjadi pelaku sekaligus korban dalam adegan video itu, saya hanya menyayangkan kreatifitas seorang design sampul video itu , yang mengkait kaitkan Bandung sebagai simbol perlawanan terhadap penjajah menjadi simbol pergaulan bebas anak muda metropolitan.
Rasanya terlalu jahat jika memplintir Kalimat sakral “Bandung Lautan Api” menjadi “Bandung Lautan Asmara”.
24 Maret 1946 itu langit bandung merah menyala men..karena aksi bumi hangus pejuang bandung yang tidak rela jika bandung harus jatuh ke tangan penjajah dengan utuh. Bahkan seorang pejuang muda bernama Muhammad toha rela mengorbankan nyawanya dengan meledakkan dirinya digudang senjata milik jepang, sehingga dari kejauhan langit bandung terlihat seperti lautan api . Masak sekarang perjuangan mahal itu seenaknya di plesetkan menjadi lautan Birahi. Kata bang rhoma TERLALU!!!
Sayapun setuju TERLALU!!!![]()
Mari kita hargai Gelar Bandung Lautan Api sebagai rasa terima kasih bangsa Indonesia atas perjuangan rakyat bandung .
Dan untuk urusan Asmara dan Birahi silahkan berikan pada pakar dan tempatnya sendiri sendiri . saya bukannya munafik , saya juga suka hal hal yang berbau Asmara dan birahi . tapi saya tau dimana saya harus menempatkan kata asmara dan birahi itu.![]()
Nah kalo anda klik Logo di bawah ini, Anda berarti menuju ke website yang memang berkaitan dengan Birahi dan perlendiran itu
. Silahkan mencoba!!
www.baladika.info
October 2, 2007
Sorry, no comments yet.