“Pak Agus, aku dapat mobil !” Mbok (Kak) Wayan KTW, rekan kantorku dibagian sales, dengan wajah ceria, mengabari kejutan pagi harinya.
“Mobil dari mana mbok?”
“Nih!” sambil menyodorkan sebuah kartu. “Ada didalam bungkus rinso. Pas tadi pagi aku nyuci, nemu ini didalam bungkusnya.”
Sesaat aku baca; Kupon yang dicetak separasi dengan paper waterprof, dibubuhi sedikit hologram kualitas rendah, stempel PT. Unilever, dan paraf basah. Meyakinkan ! Tapi yang janggal pada hotline number : 0888*****. Wekzzz … Hari gini masih berani nipu !
“Palsu mbok.”
Wajah tersebut yang tadinya ceria, seketika kembali seperti semula
.
Million of questions; Kok kupon tersebut bisa ada didalam bungkus yang ter-wrap dengan rapi. Ada kasus juga, kupon hadiah fake ditemukan di dalam batang sabun
! Indikasi murni penipuan, sindikat, atau black campaign ? ![]()
September 27, 2007
Sorry, no comments yet.