Panjangnya jam kerja kantor, kesibukan freelancing, proyek komunitas, internet monitizing mood, fun & pleasure, missing much dearest ones, membuat gaya hidup saya semakin bodoh; diperbudak waktu, bukannya memanfaatkan waktu sedemikian berguna, malah menjadi Chronic Procrastinator.
Sudah banyak tips, buku, saran dari rekan-rekan bagaimana sebaiknya bertindak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan Time Management yang tepat. Namun hasrat sungguh-sungguh menjalankan ‘belum’ ada, bahkan membuat keadaan menjadi lebih kronis.
Time Management untuk efektifitas waktu yang telah saya jalanin antara lain :
- Membuat ‘To Do List’. Sebelumnya saya mencatat to do list pada secarik kertas. Karena lebih sering hilang, kini saya menggunakan whiteboard yang saya tempatkan tepat horizon didepan meja kerja saya.
- Short Term Planner. Mencatat semua kegiatan harian/mingguan yang telah dan akan dilaksanakan secara kronologis lengkap dalam sebuah organizer book (hanya sempat terisi 2 lembar saja
) - Long Term Planner. I don’t like it at all. I just like dreaming.
- Reminder Device. Seperti calender system pada handphone. Namun sia-sia juga karena selepas membaca masih harus ditangguhkan karena sedang mengerjakan sesuatu yang tidak dapat ditunda.
September 26, 2007
Sorry, no comments yet.