post Category: ngocok — dharma @ 6:45 pm — post

Semalem aku merenungi nasibku, kenapa aku harus berada pada posisi ini, aku gak bisa berfikir jernih lagi sudah sesak sekali dadaku, aku bener bener patah semangat, sesak dadaku , nafasku berat, aku mau nangis ….aku mau nangis,…. tapi aku laki laki, malu dong… baladika gitu loh

Tapi dorongan untuk menitikkan airmata lebih besar dari rasa malu ku.. di kos sepi, gak ada yang tau, tetangga pada sepi , gak apa apa aku nangis, lebih baik aku nangis. “Gak apa apa, nangis aja” , ada yang bisikin gitu, hati kecil bilang malu ah… udah gede.. tapi…1…… 2 …… 3….. butiran air mata itu udah gak di bendung lagi. Akhirnya menetes juga. Aku usap tapi terus mengalir, walaupun gak bersuara, cukup dengan desis,tapi cukup membuat haru, dan tangisku semakin menjadi, sesekali lender di hidung keluar , tapi ku cuekin, lama berlangsung , sampai akhirnya reda sendiri,

inilah kali pertama aku nangis sedramatis ini semenjak 4 tahun lalu. walau dengan masalah yang sedikit berbeda. Tapi hampir sama .

Pernah dengar lirik lagu dewa 19 judulnya menangis?

Memang lirik lagu itu bener banget.

“Menangislah…. Bila harus menangis

karena kita semua manusia….

Manusia bisa terluka,

Manusia pasti menangis

Dan manusia pun bias mengambil hikmah”

Jadi pengen nangis lagi, lagi denger lagu itu nih..

Sorry, no comments yet.

Write Your Comment

Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs will be generated automatically.

You should have a name, right? 
Your email address, I promised I won't tell it to anyone. 
If you have a web site or blog, you can type the URL right here. 
This is where you type your comments. 
Remember my information for the next time I visit.